2.Pengenalan Sistem Keuangan Dan Pasar Modal

0
706

SISTEM KEUANGAN, PASAR MODAL

Sistem keuangan pada dasarnya adalah tatanan dalam perekonomian suatu Negara yang memiliki peran terutama dalam menyediakan fasilitas jasa-jasa dibidang keuangan oleh lembaga-lembaga keuangan penunjang lainnya misalnya pasar uang dan pasar modal. Sistem keuangan Indonesia pada prinsipnya dapat dibedakan dalam dua jenis yaitu sistem perbankan dan sistem lembaga keuangan bukan bank

  1. SISTEM KEUANGAN, PASAR MODAL

 I.1. Sistem Keuangan dan Pasar Uang

Ketika kelompok yang ada di masyarakat hanya terdiri dari kelompok rumah tangga sebagai konsumen dan kelompok perusahaan sebagai produsen, maka lingkup kegiatan ekonomi dapat digambarkan sebagai berikut:

“Perusahaan menghasilkan barang/jasa dengan membeli atau menyewa faktor produksi seperti tenaga, bahan baku dan tanah dari rumah tangga, dan rumah tangga memperoleh pendapatan upah dan sewa yang dibayarkan perusahaan”

I.2. Kegiatan Ekonomi dan Lembaga Keuangan

Apabila sektor rumah tangga tidak membelanjakan semua pendapatannya, maka akan timbul kelebihan dana (Tabungan). Disisi lain perusahaan juga membutuhkan dana (Kredit) untuk mengembangkan usahanya (Investasi). Untuk mempertemukan kedua belah pihak ini munculah lembaga keuangan (Intermediasi) yang bermanfaat bagi rumah tangga, perusahaan dan pertumbuhan ekonomi untuk menghimpun dana dan menyalurkannya kepada masyarakat luas seperti yang terlihat pada gambar berikut ini.

 

Gambar 1 – Struktur Pasar Modal Indonesia

  1. SISTEM KEUANGAN

Sistem keuangan pada prinsipnya adalah kumpulan pasar, institusi, peraturan, teknik dan cara bagaimana surat berharga diperdagangkan, tingkat bunga ditentukan, jasa-jasa keuangan dihasilkan dan ditawarkan kepada masyarakat luas (Peter Rose, 2000).

Peran utama sistem keuangan adalah mengalihkan kelebihan dana dari masyarakat kepada peminjam yang kemudian akan digunakan dan dibelanjakan untuk kegiatan investasi sehingga ekonomi dapat tumbuh dan meningkatkan standar kehidupan.

Sistem Keuangan di Indonesia setelah UU No. 21/ 2011, terdiri dari:

  1. Kementerian Keuangan
  2. Bank Indonesia
  3. Otoritas Jasa Keuangan
  4. Lembaga Penjamin Simpanan

fungsi sistem keuangan diantaranya meliputi:

  1.  Fungsi Tabungan:

Dimana tabungan, obligasi, saham dan instrumen hutang lainnya diperjual-belikan untuk memberikan pendapatan bagi pemilik dana dan mengalir melalui sistem keuangan untuk digunakan sebagai sumber dana investasi bagi pihak yang membutuhkan, sehingga barang dan jasa dapat diproduksi

  1.  Fungsi Penyimpan Kekayaan:

SistemKeuangan menyediakan cara terbaik untuk menyimpan kekayaan; menahan asset yang dimiliki untuk tidak dikonsumsi sampai dana tersebut dibutuhkan untuk dibelanjakan

  1. Fungsi Likuidasi:

Sistem Keuangan menyediakan cara yang aman bagi pemilik dana jika sewaktu-waktu membutuhkan dana dan/ atau ingin mengkonversi instrumen kekayaan miliknya menjadi uang tunai dalam waktu singkat

  1. Fungsi Kredit:

Sistem Keuangan menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit / pinjaman untuk membiayai konsumsi dan investasi bagi pihak yang membutuhkan

  1. Fungsi Pembayaran:

Sistem Keuanganmenyediakan jasa keuangan bank seperti chek, giro bilyet, kartu kredit, serta non-Bank seperti leasing, asuransi, dana pensiun, pasar modal, pegadaian, dll.

  1. Fungsi Risiko:

Sistem Keuangan mengalihkan risiko tidak terpakainya dana menjadi sebuah investasi yang memberikan manfaat

Pasar Keuangan:

Untuk memenuhi fungsi-fungsi diatas, sistem keuangan melakukannya melalui satu wadah yaitu pasar keuangan. Pasar keuangan ini dapat dikatakan sebagai penghubung antara unit defisit dengan unit surplus. Pasar keuangan merupakan jantung dari sistem keuangan karena kemampuannya menarik dana masyarakat dan mengalokasikan kembali tabungan tersebut dalam bentuk pinjaman, serta menetapkan bunga dan harga atas surat berharga yang diperdagangkan.

Pasar keuangan terdiri dari pasar uang dan pasar modal. Pasar uang terdiri dari dana-dana yang bersifat jangka pendek atas kelebihan dana masyarakat yang bersifat sementara serta untuk membiayai keperluan jangka pendek seperti kebutuhan modal kerja.

III. PASAR MODAL

Pasar Modal merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Pasar Modal menyediakan berbagai alternatif investasi bagi para investor selain menabung membeli emas, asuransi, tanah dan bangunan.

III.1. Peran dan Manfaat Pasar Modal:

  1. Pasar modal merupakan wahana menghimpun dana pembiayaan usaha serta pengalokasian investasi yang efisien
  2. Pasar Modal membantu meningkatan aktivitas ekonomi nasional dimana perusahaan-perusahaan akan lebih mudah memperoleh dana, sehingga akan mendorong perekonomian nasional menjadi lebih maju, yang akan menciptakan kesempatan kerja yang luas, serta meningkatkan pendapatan pajak bagi pemerintah.
  3. Pasar Modal merupakan media penghubung para investor dengan perusahaan ataupun institusi pemerintah melalui perdagangan instrumen keuangan jangka panjang seperti saham, surat utang, dan lainnya.
  4. Sebagai alternatif investasi, Pasar Modal menawarkan kesempatan kepada investor untuk:
  5. Menjadi pemilik perusahaan yang sehat dan berprospek baik melalui pembelian efek–efek yang baru ditawarkan ataupun yang diperdagangkan di pasar modal dengan imbal hasil serta tingkat resiko tertentu.
  6. Memantau pelaksanaan manajemen perusahaan agar berjalan secara profesional dan transparan.

Yuk Join ke Grup Telegram baru kami  :

Telegram SahamEdu

Yang ingin buka Account saham Sinarmas Sekuritas:

Pembukaan Account Saham Sinarmas Sekuritas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.